Semenjak loncat di dunia kepenulisan, (belum terjun ya..)
aku mulai mengetahui beberapa kebiasaan penulis ketika memasuki hari ulang
tahunnya. Beberapa dari mereka biasanya mengadakan event menulis. Entah itu
puisi atau cerpen yang nantinya akan di bukukan. Tak lama lagi aku akan
memasuki hari jadiku yang ke delapan belas. Dan akupun sebenarnya ingin sekali
mengadakan event menulis (lah.. emang sekarang sudah jadi penulis ya? Haha
mulai belajar gila ). Tapi harapanku terbentur oleh kenyataan yang amat klise,
yaitu tidak punya modal untuk merealisasikan semuanya. Haha alasan klasik. Mungkin
hal itu tidak bisa aku realisasikan tahun ini. Mungkin di tahun berikutnya,
ketika semuanya memungkinkan dan akupun berada dalam keadaan mapan. Amin
Di tahun ini, aku punya rencana sederhana. Aku ingin
membukukan puisi-puisi yang pernah aku buat menjadi sebuah buku antologi.
Sekali lagi, karena aku tidak punya modal untuk mencetaknya di penerbit, maka
aku akan menjilidnya secara manual di tempat fotocopy. Haha aku Hanya ingin
membuat sebuah karya yang dapat kukenang nantinya. Karya yang di buat oleh
diriku, dan yang membacanya juga hanya diriku. kurasa Belum saatnya aku berbagi
tulisanku yang seutuhnya kepada seseorang atau beberapa orang. Karena sampai
saat ini belum ada yang memahami dan mengerti akan diriku. Buku sederhana ini
nantinya akan kuberi judiul poetry rhapsody. Kebanyakan dari puisinya yaitu
bertema galau danada juga puisi motivasi (percaya deh.. untuk puisi jenis ini
sedikit sekali).
Sampai saat ini, aku masih bermimpi untuk membuat buku best
seller dan bisa mengubah dunia dengan kata-kata. Tapi tulisanku masih jauh dari
bagus. Pembacanya juga belum banyak. Sebagai penulis (masih di pertanyakan),
mungkin aku mempunyai sifat yang sedikit aneh. terkadang aku tak ingin apa yang
kutulis dibaca oleh orang. Jadi alas an aku menulis adalah untuk bisa
membebaskan kata-kata yang hinggap di kepalaku. Dan yang lebih penting dari
segalanya, heyy menulis itu menyenangkan. Seperti candu. Membuat aku ketagihan
untuk menuliskan setiap inci cerita bahagia dan sedihku. Meskipun yang aku
alami itu menyedihkan dan mengiris hati, tapi setelah aku menuliskannya,
seperti ada beban yang berkurang satu.
Dan bagi siapapun (artinya siapapun yang melihat blog ini,
membaca tulisanku meskipun tidak semuanya karena sudah merasa aneh ketika
membaca kalimat pertamanya). Aku ucapkan terimakasih yang besar. Sebesar apapun
yang kalian suka. Haha karena aku tak tahu porsi terimakasih untuk menghargai
kalian itu sebesar apa. Karena setiap orang itu berbeda. Iya kan? Haha sok tahu
yah (mohon di maklum ya. Ini orang ngakunya penulis, tapi ga tau gimana caranya
nulis yang baik dan benar alias amatiran)
Aku akan terus belajar dan menjadikan diri ini menjadi
pribadi pembelajar. Termasuk belajar menulis. Karena menulis adalah salah satu
pekerjaan yang dapat memperpanjang usia kita di dunia. Karyaku akan berusia
lebih lama di banding usia hidupku sendiri. Dan pekerjaan ini insya Allah dapat
menuai pahala yang tiada henti-hentinya jika karya kita bisa berguna dan
bermanfaat bagi sesama. amin
Ini adalah wacana yang suatu saat kuharap akan menjadi nyata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar